Sabtu, 18 Juli 2026

71 Guru Rebut Peluang Jadi Kepala Sekolah, Seleksi BCKS 2026 Digelar Serentak di Tapaktuan

Photo Author
Delky Nofrizal, Korankita.com
- Selasa, 14 Juli 2026 | 17:12 WIB
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) se-Barat Selatan, Aceh (Dok. Korankita.com)
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) se-Barat Selatan, Aceh (Dok. Korankita.com)

KORANKITA.COM | TAPAKTUAN – Sebanyak 71 guru dari lima kabupaten di wilayah barat-selatan Aceh mengikuti Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun Anggaran 2026 di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (14/7/2026). Seleksi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menyiapkan calon pemimpin sekolah yang profesional dan berdaya saing.

Kegiatan yang diselenggarakan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Aceh tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan berlangsung serentak di tiga titik pelaksanaan, yakni Kota Langsa untuk wilayah timur, Takengon untuk wilayah tengah, serta Tapaktuan sebagai lokasi seleksi bagi peserta dari wilayah barat-selatan Aceh.

Di Tapaktuan, peserta berasal dari Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Simeulue. Mereka merupakan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Baca Juga: Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Polisi Duga Siswa Terinspirasi Kasus Serupa dan Korban Perundungan

Seleksi dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ujian dibagi dalam dua sesi dengan memanfaatkan dua laboratorium komputer guna memastikan proses seleksi berjalan tertib, transparan, dan objektif.

Kepala BGTK Aceh, Muhammadi, S.Kom., M.Si., turut hadir di lokasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan seleksi. Peninjauan tersebut didampingi Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, Fitria Sastri, S.E., M.Si., yang bertindak sebagai penanggung jawab panitia pelaksana di Aceh Selatan.

Fitria berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan optimal sehingga mampu meraih hasil terbaik. Menurutnya, proses ini merupakan kesempatan bagi para guru untuk menunjukkan kompetensi sebagai calon pemimpin satuan pendidikan.

Ia juga mendorong agar kuota peserta BCKS untuk Kabupaten Aceh Selatan dapat ditambah pada pelaksanaan mendatang. Menurut Fitria, kebutuhan calon kepala sekolah di daerah cukup besar, sementara pelaksanaan pelatihan BCKS yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) masih terkendala keterbatasan anggaran.

Seleksi substansi BCKS menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekolah. Melalui tahapan ini, pemerintah berharap lahir kepala sekolah yang memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, serta kemampuan meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang di Aceh.

 
 
 

Editor: Delky Nofrizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X