Sabtu, 18 Juli 2026

Beasiswa Garuda Bawa Sally ke Monash University, Bertekad Pulang Bangun Laboratorium Riset Indonesia

Photo Author
Delky Nofrizal, Korankita.com
- Senin, 13 Juli 2026 | 02:41 WIB
Sally, Penerima Beasiswa Garuda Generasi Pertama (Dok.Bakom RI)
Sally, Penerima Beasiswa Garuda Generasi Pertama (Dok.Bakom RI)
 
KORANKITA.COM | JAKARTA- Mimpi menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik dunia menjadi kenyataan bagi Salma Astami Putri atau Sally. Siswi SMA Negeri 3 Bandung itu berhasil meraih Beasiswa Garuda Gelombang I dan diterima di Monash University, Australia, pada program Applied Data Science. Bagi Sally, pencapaian tersebut bukan sekadar keberhasilan akademik, melainkan awal dari tekad besar untuk memperkuat ekosistem riset di Indonesia.

Perjalanan menuju kampus impiannya tidak dilalui dalam waktu singkat. Sally mengaku sempat sulit mempercayai bahwa kerja keras yang selama ini dijalaninya akhirnya membawanya meraih kesempatan belajar di luar negeri.

"Rasanya masih seperti mimpi. Kadang saya sendiri belum percaya bisa sampai di titik ini. Tetapi ketika melihat kembali perjalanan yang sudah saya lalui, saya jadi semakin bangga dan termotivasi untuk terus berkembang," ujarnya usai mengikuti pembekalan penerima Beasiswa Garuda Gelombang I Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (9/7/2026)

Menurut Sally, keputusan memilih Beasiswa Garuda lahir setelah ia mempelajari berbagai program beasiswa yang tersedia bagi pelajar Indonesia. Ia menilai program tersebut paling sejalan dengan rencana kontribusi yang ingin diwujudkannya setelah menyelesaikan pendidikan.

Di Monash University, Sally akan mendalami ilmu Applied Data Science dengan fokus pada Biological Science and Genetics. Ia ingin memadukan analisis data dengan penelitian genetika untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan.

Baginya, perkembangan teknologi data tidak hanya berperan dalam dunia digital, tetapi juga membuka peluang besar bagi kemajuan riset biologi. Karena itu, ia berharap dapat mengembangkan kompetensi lintas disiplin yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Lebih jauh, Sally telah menetapkan tujuan jangka panjang yang ingin diwujudkan setelah kembali ke Indonesia. Ia bercita-cita membangun laboratorium riset yang dapat menjadi ruang bagi pelajar dan peneliti muda untuk melakukan penelitian secara mandiri, sebagaimana banyak ditemui di negara-negara maju.

Menurutnya, kesempatan belajar di luar negeri semestinya menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi bangsa. Pengalaman, jejaring, dan ilmu yang diperoleh harus dibawa pulang agar dapat memperkuat kualitas riset dan pendidikan nasional.

Sally juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang menghadirkan Beasiswa Garuda. Ia menilai program tersebut membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda Indonesia yang memiliki potensi, tetapi membutuhkan dukungan untuk melanjutkan studi.

Ia optimistis pengalaman belajar di Australia akan menjadi bekal penting untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Selama empat tahun menjalani pendidikan di Monash University, Sally berkomitmen mengembangkan kapasitas diri agar kelak mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

"Bagi saya, kesempatan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal untuk mempersiapkan diri kembali ke Indonesia dan ikut membangun riset yang lebih maju. Saya ingin ilmu yang saya pelajari nantinya benar-benar bisa bermanfaat bagi banyak orang," kata Sally. 

 
 
 

Editor: Delky Nofrizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X