Kehadiran Prabowo disambut warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, ibu-ibu, hingga anak-anak. Mereka menyanyikan lagu Maju Tak Gentar sembari meneriakkan nama Presiden. Seruan seperti "Pak Presiden, Pak Prabowo, foto Pak, salaman Pak!" terdengar bersahut-sahutan di sekitar kawasan bendungan.
Baca Juga: Prabowo Resmikan 5 Bendungan, Optimistis Indonesia Bertransformasi Jadi Lumbung Pangan Dunia
Prabowo merespons antusiasme tersebut dengan menyapa warga yang telah menunggu sejak pagi. Ia beberapa kali berhenti untuk melayani permintaan swafoto dan bersalaman, termasuk dengan anak-anak yang memadati lokasi acara.
Dalam kunjungan itu, Presiden meresmikan lima bendungan secara serentak, yakni Bendungan Meninting di Lombok Barat, Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Gianyar, Bali, serta Bendungan Keureto di Aceh Utara dan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.
Di hadapan masyarakat, Prabowo menekankan bahwa pembangunan bendungan tidak berhenti pada proses peresmian. Menurutnya, infrastruktur tersebut harus dirawat dan dikelola secara optimal agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Saya titip jaga bendungan-bendungan ini dengan baik. Kelola dengan baik. Rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," kata Prabowo.
Presiden berharap keberadaan bendungan-bendungan baru tersebut mampu menjamin ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian, meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat posisi Indonesia menuju kemandirian dan kedaulatan pangan.