Peristiwa itu terekam kamera warga dan videonya dengan cepat menyebar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, yang memperlihatkan bagian depan mobil berwarna hitam menembus area kaca gedung.
"Terjadi kecelakaan sebuah mobil listrik menabrak kaca gedung hingga pecah di kawasan SCBD," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Viral Dugaan Dosen UPI Pinjam Rp100 Juta Berkedok Dana Riset, Kampus Buka Suara
Dalam rekaman video yang beredar, bagian kap mobil tampak masuk hingga ke dalam bangunan. Pecahan kaca memenuhi area sekitar titik benturan, menarik perhatian para pekerja dan pengunjung yang berada di lokasi.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut.
"Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap aman," ujar Nugrahadi, Rabu (15/07/2026).
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, mendokumentasikan kerusakan, serta memeriksa kendaraan yang menghantam bagian depan gedung.
Baca Juga: Test Drive BYD M6 DM 152 Km: Bensin Hanya 2,19 Liter, Berapa Biaya Energi Sebenarnya?
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, mobil listrik tersebut memang menabrak panel kaca gedung hingga pecah. Namun, penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali masih belum dapat dipastikan.
Nugrahadi menambahkan, pihak kepolisian juga memfasilitasi komunikasi antara pengemudi dan pengelola gedung terkait kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Menurut dia, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
"Pengemudi dan pihak pengelola gedung telah berkoordinasi serta mencapai kesepakatan terkait penyelesaian kerugian akibat kejadian tersebut," katanya.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti mobil tersebut dapat melaju hingga menabrak gedung. Hingga kini belum ada informasi mengenai adanya korban luka dalam peristiwa tersebut maupun dugaan gangguan teknis pada kendaraan.