Dalam kesempatan itu, Teddy juga menceritakan bagaimana dirinya selalu memilih tantangan yang paling berat sepanjang karier militernya. Mulai dari bergabung dengan Kopassus, mengikuti satuan antiteror Gultor, hingga menempuh pendidikan di US Army Ranger School di Amerika Serikat.
Baca Juga: Prabowo Pangkas Harga BBM Nelayan Jadi Rp15.000, Kapal 30+200 GT Kini Lebih Ringan Melaut
Baginya, keberanian keluar dari zona nyaman menjadi kunci untuk terus bertumbuh.
"Kalau sudah terlanjur basah, jangan tanggung-tanggung. Kalau sudah bekerja, berikan 100 persen kemampuan terbaik agar tidak ada penyesalan," pesannya.
Qodari menilai pengalaman yang dibagikan Teddy terasa dekat dengan kehidupan para taruna karena berasal dari perjalanan nyata yang pernah ia jalani.
"Berbagi pengalaman yang benar-benar dialami membuat Pak Teddy layak menjadi inspirasi. Beliau memahami jalan dan syarat untuk menjadi seorang pemimpin masa depan," kata Qodari.