nasional

"Kamu Bisa Lebih Hebat dari Saya", Pesan Teddy untuk 1.600 Taruna Akmil yang Menyentuh Hati

Rabu, 15 Juli 2026 | 09:39 WIB
Seskab Teddy saat menyampaikan pembekalan kepada 1.600 taruna Akmil di Magelang. (Dok. Sekretariat Kabinet)

KORANKITA.COM | Magelang – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya membagikan kisah perjalanan hidup dan kariernya kepada sekitar 1.600 taruna Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/7/2026). Melalui pengalaman pribadinya, Teddy mengajak para calon perwira untuk terus mengembangkan diri dan tidak takut menghadapi tantangan.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai kehadiran Teddy memberikan inspirasi yang kuat bagi para taruna. Menurutnya, perjalanan karier Teddy menjadi bukti bahwa kepemimpinan dibangun melalui proses panjang, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan.

"Pak Teddy bisa menjadi teladan bagi adik-adik taruna. Semangatnya untuk terus menantang diri menunjukkan kualitas seorang pemimpin," ujar Qodari.

Dalam sesi pembekalan yang berlangsung sekitar tiga jam, Teddy mengenang masa ketika dirinya masih menjadi taruna di Akmil sekitar 15 tahun lalu. Ia mengaku tak pernah membayangkan suatu hari akan kembali berdiri di tempat yang sama sebagai pembicara.

"Dulu saya berada di posisi kalian. Lima belas tahun kemudian saya mendapat kehormatan berdiri di depan adik-adik semua. Kelak, kalianlah yang akan menggantikan kami di posisi kami sekarang," kata Teddy.

Ia pun menyampaikan pesan yang membangkitkan semangat para taruna. Menurutnya, setiap orang memiliki peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi daripada para seniornya.

"Saya dulu sama seperti kalian. Karena itu, suatu hari nanti kalian bisa lebih hebat dari saya dan lebih hebat dari senior-senior kalian," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kades hingga Gubernur Awasi Dapur MBG, Siap Tindak Penyimpangan

Mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto, Teddy mengingatkan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak dapat dipisahkan dari kualitas tentaranya.

"Tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat."

Ia kemudian mengajak para taruna agar tidak menjadi perwira yang biasa-biasa saja. Keyakinan, kerja keras, dan tekad untuk terus berkembang menjadi modal utama dalam membangun masa depan.

Selain kemampuan militer, Teddy menekankan pentingnya menguasai kompetensi lain, seperti teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), kemampuan bahasa asing, pendidikan lanjutan, hingga membangun jaringan pergaulan yang sehat.

Menurutnya, relasi memang penting, tetapi harus ditopang oleh kemampuan yang mumpuni.

"Kalau hanya mengandalkan relasi tanpa kemampuan, hasilnya tetap nol," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini